Tafsir ini menyajikan beebrapa pendapat para mufassir dari Assalafushshalih, dan pendapat-pendapat para mufassir di zaman modern. Disajikan dengan gaya bahasa yang sederhana, mudah dipahami, tidak membosankan, sistematis dan tidak bertele-tele. Pendapat-pendapat yang dipilih adalah pendapat-pendapat terkuat yang berdasar pada Alquranul Kariim, sunnah Nabi dan Fiqhul Lughah.
Banyak metoda yang digunakan oleh ulama tafsir dalam memahami ayat-ayat Al-Qur'an. Keragaman tersebut menimbulkan pula keragaman corak penafsiran, namun para ahli dalam bidang ini sepakat menyatakan bahwa cara yang terbaik dan terjamin kebenarannya dalam memahami Al-Qur'an adalah kembali kepada Al-Qur'an itu sendiri.
Buku ini menyajikan tafsir dari surat yang amat populer dan dikenal sebagai "jantung Alquran" itu. Ada banyak manfaat yang bisa kita petik dari uraian dan penafsiran yang disuguhkan dalam buku ini. Pengarangnya membahas asepek-aspek lahiriah dan batiniah dari ayat-ayatnya, sehingga buku ini layak ditelaah oleh siapa saja.
Suatu lanjutan penelitian Goldziher nampak imperatif sifatnya, lantaran empat puluh tafsir modern lainnya telah berlalu sejak penerbitannya. Dan karya ini barangkali juga bisa dianggap sebagai kontribusi pelengkap karena sejauh ini ia juga dan bahkan dengan preferensi, menggunakan bahan-bahan dari bahasa Urdu yang berguna.
Manusia diciptakan oleh Allah Swt. sebagai hamba dan khalifah-Nya. Untuk meningkatkan nilai kehambaan dan kekhalifahannya, manusia harus berhadapan dengan tentara kekafiran. Kesadaran akan tipu daya setan inilah yang akan menentukan kebahagiaan atau kesengsaraan manusia. Untuk itulah Allah membekali manusia dengan semboyan dan titik tolak hidup, yaitu istiadzah, permohonan perlindungan dari seg…
Tafsir Juz 'Amma UNISBA memperkaya khazanah tafsir Al-Qur'an Juz 'Amma di Indonesia. Tafsir ini membekali dan mencerahkan para mujahid, mujtahid, mujaddid dan muwahhid di masyarakat. Disusun oleh sejumlah pakar pada berbagai disiplin ilmu di lingkungan UNISBA. Tafsir ini menggunakan rujukan utama Tafsir Al-Munir karya terkemuka, Wahbah Zuhaili.
Suatu yang patut diperhatikan dalam setiap mempelajari suatu disiplin ilmu yaitu keharusan mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Dasar-dasar (pokok-pokok) ini akan besar sekali artinya ketika orang yang akan mempelajari apapun disiplin ilmu itu untuk mencapai pemahaman yang mendalam dan berdasar atas pondasi yang kuat serta pilar yang kokoh.