Sakit hati …. Kebencian …. Dendam kesumat …. Tangis dibalas tangis …. Luka dibalas luka ….
Berbeda dari certa-cerita yang karakter utamanya selalu digambarkan sebagai cowok badboy, kaya raya, ganteng, digandrungi banyak wanita, ketua osis, cool, puny nama ke-bule-bule-an, jago berantem; yang ketemu cewe kuper, cupu, seriing di-bully, gak punya banyak teman, tapi berakhir jadian dengan cowo tampan di sekolah. Cerita ini benar-benar berbeda. Sadewa Sagara adalah seorang anak SMA …
John Musiciante kehilangan gitarnya karena ulah kriminal amatir. Hidup pria itu langsung luluh lantak. Bagi musisi legendaris seperti dirinya, gitar itu punya nilai sentimentil yang tak bisa digantikan dengan uang sebesar apa pun. Pada saat itulah, Brianna dan Bottomwise, detektif kenamaan yang cerdik dan karismatik, terlibat ke dalam pusaran arus pencarian gitar legendaris yang penuh kejutan. …
Dee Lestari pernah mengatakan bahwa fiksi yang berhasil bagi Dee Lestari hanya ada dua, yaitu: mengikat dan memikat. karya yang mampu mengikat atensi dan mencuri minat membaca sejak awal. Melalui lensa fiksi yang kaya dan mendalam, baginya 98 adalah backround. Dari sebuah episode yang tak terlupakan dalam sejarah Indonesia dan melalui karakter-karakter yang kuat serta penuh warna, empat ce…
Mereka memang adalah bedebah. bandit-bandit. Tapi mereka bukan pengkhianat, orang-orang bermuka dia, penjilat, dan tabiat murahan lainnya. Mereka adalah bandit-bandit dengan kehormatan. Setia kawan. Pemegang janji terbaik. Mereka adalah bandit-bandit berkelas.
Melalui empat cerita Sepotong Kisah di Balik 98 pilihan Erisca Febriani ini, kita diajak kembali ke momen krusial di tahun 98. eempat cerita ini bukan hanya tentang sejarah, tetapi tentang manusia, perjuangan, dan harapan yang terjalin di dalamnya.
Tidak ada yang baik-baik saja dengan kehilangan. Ibu pernah berkata kepadaku. "Kita tak bisa menghalangi apa pun. Namun, nasihat itu tidak bisa menenangkanku saat mengetahui Ibu tidak lagi ada di rumah. Ia pergi tanpa pamit di sebuah pagi buta, meninggalkan secarik kertas berpesankan untuk jangan mencarinya. Sepi. Tanpa janji untuk kembali dan atau petunjuk ke mana ia pergi.
Aliana membenci hidupnya. Ia menciptakan realitas baru dengan menjelma menjadi seseorang bernama Marni ketika berkenalan dengan laki-laki yang ia temui di bus pada petang pukul setengah lima. Apakah kebohongan itu berhasil menyelamatkannya atau malah menambah kesialan dalam hidupnya? Bagaimana nasib laki-laki yang terlanjur jatuh hati pada Marni itu?Apakah Alina mampu menjaga identitas rahasian…